Sejarah Gerakan

Sejarah Gerakan

Gerakan ini bermula di Surabaya pada tahun 2014 dari sebuah simpul bernama Lingkar Studi Freudian. Inisiatif tersebut kemudian berkembang menjadi Asosiasi Psikoanalisis Indonesia. Napas utama organisasi ini adalah ketekunan dalam menggali psikoanalisis secara utuh, mulai dari tradisi klasik, metapsikologi, hingga aplikasinya.

Pada tahun 2024, organisasi ini merayakan perjalanan satu dekade. Momentum istimewa ini ditandai dengan keberhasilan menerbitkan Edisi Bahasa Indonesia Karya Psikologis Lengkap dari Sigmund Freud atau EBI-Freud. Proses publikasi karya monumental ini dilakukan secara berkala sepanjang tahun 2023 hingga 2024.

Pencapaian tersebut membawa kesadaran baru bagi internal organisasi. Terdapat kebutuhan mendesak untuk membedakan dimensi partikular dan universal dalam keilmuan ini. Pemahaman bahwa psikoanalisis senantiasa berakar pada subjektivitas manusia lantas melahirkan semangat dekolonisasi psikoanalisis. Semangat pembaruan inilah yang mendasari perubahan identitas asosiasi menjadi Perkumpulan Pamong Jiwa Indonesia atau PANJI.