Jenjang Penuh merupakan puncak tertinggi dari seluruh rangkaian pendidikan di Institut Psikoanalisis Indonesia. Ini adalah kawah candradimuka bagi mereka yang siap mendedikasikan diri sepenuhnya pada tradisi intelektual dan klinis yang telah teruji lebih dari satu abad.
Di level ini, standar kompetensi tidak lagi sekadar ‘mampu melakukan terapi’, melainkan mampu menghasilkan pemikiran orisinal. Oleh karena itu, kandidat diwajibkan memiliki rekam jejak akademis yang solid, yakni minimal tiga publikasi di Jurnal Psikoanalisis, dengan salah satu di antaranya merupakan studi kasus klinis yang mendalam.”
Kurikulum Inti & Pendalaman:
- Advanced Clinical Metapsychology: Membangun kerangka berpikir tingkat lanjut melalui Critical Theory dan Seven Servants untuk memahami struktur mental yang paling kompleks.
- Observational & Empirical Research: Mempertajam kepekaan klinis melalui Infant Observation (observasi bayi) untuk memahami asal-usul psike, serta penguasaan Psychotherapy Q-Set sebagai alat riset proses terapi yang sistematis.
- The Craft of Psychoanalysis: Penguasaan total terhadap teknik klinis murni, meliputi Clinical Structure, Psychoanalytic Diagnosis, Psychoanalytic Listening, dan Psychoanalytic Action.
- Experimental & Methodological Rigor: Mendalami metodologi klinis yang ketat, termasuk Clinical Methodology yang mencakup induksi eksperimental psikopatologi (Experimental Induction of Psychopathology) untuk memahami mekanisme gangguan jiwa dari akarnya.
Tiga Pilar Formasi Analis: Pendidikan ini disempurnakan dengan tiga pilar wajib yang berjalan intensif:
- Self Analysis: Analisis diri yang mendalam untuk menjamin kejernihan alat kerja batin.
- Clinical Supervision: Supervisi klinis ketat oleh analis senior.
- Case Seminar: Ujian pemaparan kasus di hadapan dewan penguji.
Kualifikasi & Privilese: Lulusan yang berhasil melewati seluruh tempaan ini berhak menyandang gelar prestisius sebagai Certified Psychoanalyst.
Privilese yang menyertai gelar ini meliputi:
- Prioritas Praktik Utama: Hak praktik di Jiwamu Centre dengan prioritas layanan (tier) tertinggi.
- Otoritas Akademik: Hak untuk menjadi Trainer (pengajar) di Institut Psikoanalisis Indonesia.
- Keterlibatan Strategis: Pelibatan langsung dalam proyek penelitian dan publikasi berskala nasional maupun internasional.